Posting terpopuler 30 hari terakhir :

16 April 2010

Bidang Usaha/Types of Business

Bidang Usaha/Types of Business

Dalam dunia praktek bahwa pengelompokan bidang usaha yang kita kenal ada 3 bidang usaha yaitu :

Bidang usaha jasa, usaha jasa adalah usaha yang tujuan utamanya memberikan jasa kepada orang atau pihak yang membutuhkan jasa. Jasa yang diberikan adalah jenis jasa yang bernilai secara komersial. Walaupun usaha jasa ada yang tradisional dan ada juga yang maju bahkan ada yang profesional. Untuk keperluan pelaporan keuangan maka semua transaksi dari suatu usaha jasa harus dicatat dan dibukukan dan disinilah peranan akuntansi sangat penting. Akuntansi yang diselenggarakan untuk mencatat transaksi dari usaha jasa juga sangatlah sederhana sesuai dengan bentuk usahanya. Laporan keuangan usaha jasa berupa neraca, laporan rugi laba dan laporan modal sendiri. Dalam perhitungan laporan rugi laba hanya menyajikan pendapatan jasa dikurangi biaya usaha (lihat posting persamaan akuntansi). Untuk neracapun dilaporkan secara sederhana sesuai dengan bentuk usahanya. Akun-akun aktiva dan passiva yang disana adalah aktiva standard sehingga sangat simpel. Contoh bidang usaha jasa : salon, bengkel, katering, steam kendaraan (mobil dan motor), rumah makan, laundry, KAP, Kantor Pengacara dan sebagainya.

Bidang usaha dagang, dalam usaha dagang atau trading sudah lebih komplex dibandingkan dengan usaja jasa. Sebagimana lazimnya perdagangan bahwa kegiatan utama usaha perdagangan adalah memperoleh laba dengan cara menjual barang tanpa merubah bentuk dari barang tersebut pada waktu dibeli. misalnya membeli TV jual juga TV dan laba yang diperoleh adalah hasil penjualan TV dikurangi dengan harga pokok pembelian TV atau harga pokok penjualan. Catatan akuntansi yang digunakan adalah akuntansi untuk perusahaan dagang dimana sudah diterapkan siklus akuntansi secara lebih komplit. Contoh bidang usaha dagang yang sudah kita kenal : carrefour, matahari department store, indomaret, alfamart dsbnya.

Bidang usaha manufaktur, manufaktur adalah salah satu bidang usaha yang tugas pokok dari usahanya adalah mengkonversi bahan menjadi barang jadi. Perjalanan mulai dari bahan hingga barang jadi sangat panjang dan beragam disertai dengan banyaknya biaya-biaya. Namun, jenis biaya yang sangat erat kaitannya dengan produksi adalah biaya produksi dan biaya non produksi atau biaya komersial. Akuntansi yang digunakan adalah akuntansi dengan segala aspeknya, mulai dari akuntansi dasar, akuntansi menengah, akuntansi biaya, akuntansi manajemen, akuntansi lanjutan dsbnya. Dalam perkembangan akuntansi secara kontemporer maka kemudian muncul apa yang dikenal sebagai just in time, balanced scorecard, backflushing costing, hybrid costing dsbnya. Contoh perusahaan bergerak bidang usaha ini antara lain seperti pabrik tenun, pabrik textiel dsbnya.

Tidak ada komentar: