Posting terpopuler 30 hari terakhir :

03 Januari 2009

Piutang Wesel/Note Receivable

Piutang Wesel/Note Receivable

Wesel atau promes adalah janji tertulis untuk bersedia membayar sejumlah uang tertentu dan pada suatu tanggal tertentu. Dibandingkan dengan Piutang Dagang biasa maka Piutang Wesel jauh lebih menyakinkan karena adanya jaminan akan membayar atau kesepakatan membayar.
Nilai Jatuh Tempo Wesel adalah Jumlah Pokok ( Nominal ) ditambah Bunga.

Bunga dihitung dengan menggunakan :

Rumus :

Jumlah Pokok x Suku Bunga x Lamanya Waktu


Ilustrasi 1:

Tanggal 1 Mei 20A, piutang dagang kepada PT Nustrada diganti denganwesel sebesar Rp. 6.000.000,- dengan suku bunga 12% per tahun, jangka waktu 30 hari.

Perhitungan :

Bunga = Rp. 6.000.000,- x 0,12 x 30/360 = Rp. 60.000,-

Nilai Jatuh Tempo = Rp. 6.000.000,- + Rp. 60.000,- = Rp. 6.060.000,-

Jurnal saat menjadi piutang wesel : (01/05)

D : Piutang Wesel==== Rp. 6.000.000
K : Piutang Dagang============= Rp. 6.000.000,-

Jumlah saat Jatuh Tempo : (31/05)

D : Kas============ Rp.6.060.000
K : Piutang Wesel============== Rp. 6.000.000,-
K : Penghasilan Bunga=========== Rp. 60.000,-

Apabila PT Nustrada ingkar janji dan tidak bersedia membayar pada saat jatuh tempo maka kas digantikan dengan piutang dagang.

Jurnalnya :

D : Piutang Dagang==== Rp. 6.060.000,-
K : Piutang Wesel============== Rp. 6.000.000,-
K : Penghasilan Bunga=========== Rp. 60.000,-

Ilustrasi 2:

Wesel tertanggal 2 Juni 20A dengan nominal Rp 8.000.000,- jangka waktu 90 hari dengan suku bunga annual 6%

Instruksi dan Solusi :

a. Kapan tanggal jatuh tempo
• Juni = 30-2 = 28 hari
• Juli = 31 hari
• Agustus = 31 hari
• jumlah 90 hari, sehingga tanggal jatuh tempo adalah 31 Agustus.

b. Nilai jatuh tempo
• Pokok + Bunga
• Rp.8.000.000,- + (Rp. 8.000.000,-x 90/360 x0,06 )
• Rp. 8.120.000,-

c. Jurnal yang diperlukan :
• D : Kas Rp. 8.120.000,-
• K : Piutang Wesel Rp. 8.000.000,-
• K : Penghasilan Bunga Rp. 120.000,-


Tidak ada komentar: